Feeds:
Pos
Komentar

Pagi itu, seperti biasa aku mulai membuka pintu rumah, membiarkan udara segar melesak masuk kedalam. Gorden jendela mulai kusibakan Ketika surya masih malu-malu bersinar. Dedaunanpun masih terasa basah oleh embun pagi. Aku memulai rutinitas mingguanku menjelajahi Kota. Dengan diawali sarapan pagi dengan menu penuh gizi “TEMPE”. Berbekal kartu nama, mobil dinas dengan warna putih keluaran jepang melesat menyusuri jalan-jalan, gang – gang sekitar Kota Tangerang.

Lanjut Baca »

Datang Dan Pergi

datang dan pergi

lelaki-kekar

Ah..paling seneng kalau lelaki kurus membaca yang ginian. Bisa dijadikan refeerensi untuk meyakinkan sang pujaan hati menerima cintanya.

“Ini loh saya…jangan kamu liat kurusnya saya”

“Kamu jangan tertipu dengan tampak luar dari seorang pria”.

Hahahahahah..buru – buru deh para pria yang membanggakan pak Jokowi karena merupakan kemenangan bagi kaum kurus nan cungkring, dengan menscreen shoot terus dikirimin ke pujaan hatinya. Heheheh.

Kebahagiaan

Dalam sebuah riwayat hadist ada yang menggambarkan bahwa hendaknya kita bergaul dengan penjual minyak wangi dengan begitu setidaknya kita akan mendapat baunya. Jangan bergaul dengan orang pandai besi walaupun tidak terlibat langsung tapi kita akan terkena asap dan abunya.
Ini adalah sebuah gambaran begitu besar pengaruh lingkungan terutama pergaulan dalam membentuk kepribadian. Banyak literature yang menjelaskan bahwa sebagian besar kepribadian seseorang dipengaruhi oleh lingkungan. Bagi orang tua tidak bisa selama 24 jam mengawasi pergaulan anaknya. Hanya beberapa jam saja ketika bertemu di rumah. Selebihnya kita tidak tahu mendetail dengan perilaku dari seorang anak diluar.
Saya pun yang masih sendiri belum memiliki istri boro-boro anak..hehehe…merasakan kebimbangan kedua orang tua saya. Itu terasa ketika mendengar curhat dari beberapa orang tua tentang keadaan putra – putrinya. Saya bukan seorang psikiater, tapi setidaknya saya berusaha membantu bapak serta ibu dari teman – teman bergaul saya semampu saya. Walaupun sebenarnya saya pun belum sesempurna jika harus mengingatkan.
Begitu besar pengaruh lingkungan dimana saya berada. Untuk itu saya pun mencoba berhati-hati dengan menyeimbangkan memperbanyak kegiatan di masjid. Entah pengajian atau forum pengembangan remaja dari kepengurusan remaja masjid. Bahkan tak bela-belain juga bisa tidur di masjid. Heheheh..
Banyak manfaat jika kita mau menyempatkan waktu kita di majlis tablig dimana ada kajian tentang al-qur’an dan alkhadist. Terkadang secara tak sengaja muncul solusi permasalahan yang sedang kita hadapi. Entah permasalahan dengan teman, tetangga ataupun keluarga. Padahal sebelumnya sudah cukup pusing dipusingkan dengan masalah pekerjaan dan masalah dengan teman. Dan Allah pun memberi jalan dari pengajian.
Seperti malam tadi..Benar-benar inspiratif nasehat dari para ustadzh. Nasehat yang benar – benar menohok di hati dan meningkatkan motivasi dengan tiba-tiba. Tak hanya omongan belaka akan tetapi dipadukan dengan dalil-dalil al-qur’an dan al-khadist.
Satu hal yang saya bisa petik malam tadi. Saya telah melupakan kata-kata penyemangat dulu yaitu :

Menjadi pemuda unggul baik dunia dan akhirat. Sukses dunia lengkap dengan kebahagiaan tanpa meninggalkan akhirat.

Ayo Kerja dan dan Berkarya..

Tidur di Masjid

Sewaktu muda dulu lebih pasnya usia belasan tahun sebelum merasakan bangku kuliah. Paling demen kalau tidur di masjid bareng remaja masjid di kampung. Rame bisa ngumpul bareng kadang juga banyak pembahasan kegiatan biar remaja-remaji masjid tambah kompak dan tambah rukunnya.
Banyak ide – ide kecil yang muncul. Pengajian asrama, jalan – jalan ke pantai, makan lotek bareng, maen badminton tiap malam, sholat malam bersama-sama dalam artian janjian bisa tidur di masjid dan bisa sama – sama menyempatkan sholat dan doa malam. Atau bahkan sekedar berbagi cerita – cerita menarik dan lucu menjelang tidur.
Klo bicara masalah kenangan seumur gitu Alhamdulillah menarik dan tak terlupakan berawal dari namanya masjid. Awalnya sempet takut dan ragu kalau tidur dimasjid. Karena masih dihantui, klo ada jenazah di sholati di masjid. Disini tempat kerandanya..hihihi #merinding. Seiring berjalanannya waktu dicoba memberanikan diri, toh juga banyak temen – temen yang lain. Dan pada akhirnya berani juga. Heheheh.
Apalagi kalau ujian sekolah tiba paling demen tidur dimasjid. Baca materi ujian sebentar, setelah itu sholat malam dan tidur lagi. Alhamdulillah banyak manfaatnya. Pas sewaktu ujian Allah memberikan ketenangan.
Dan setelah duduk di bangku kuliah “di Sulawesi” sudah jarang lagi tidur di masjid. Suasananya beda dan masjidnya juga rada jauh. Tidur di masjid klo iktikafan di bulan ramadhan. Selebihnya banyakan dirumah. Berarti kurang lebih hamper lima tahun tidur dimasjid cuman pas iktikafan di malam lailatul qodar.
Lain halnya di kampung Pekalongan dan di Palu – Sulawesi Tengah. Sekarang disini di Cilegon sudah Sembilan bulan kaki ini berpijak. Baru beberapa hari ini kangen pengen tidur di masjid lagi bareng remaja-remaja. Bisa lebih deket sama temen – temen, bakalan banyak cerita, dan juga bisa lebih leluasa saumpama pengen sholat malam ataupun doa malam. Apalagi lokasi masjidnya deket.
Dan hari ini sudah satu minggu kurang sehari tidur di masjid. Walaupun cukup dingin dan terkadang nyamuk pada nyerang tanpa pilih-pilih. Masih tetep ngangenin bisa ngumpul bareng sama remaja masjid. Mumpung masih singgle, belum berkeluarga. Dan satu hal :
Sholat subuhnya bisa tepat waktu.

Kruyuk Kruyuk

Banyak hal menarik dan gak terlupakan ketika berkunjung ke Bandung minggu lalu. Ke Bandung dalam rangka silaturahim ke rumah temen.
“Nang..dah makan belum ? Makan dulu ya..”Ucap ibu Ina tak lama setelah baru saja q duduk santai bersama bapak.
“Wah bu..gak usah bu..dah kenyang ngemil dijalan”jawab ku jaim dan sok sopan.
Dan tak lama berselang …
…kruyuk..kruyuk..cacing perut menari menari. Sebelum nyanyian.a semakin keras. Buru2 q santap kripik yang di toples sembari minum. Bukan makin hilang kruyukan perutnya. E e e terdengar semakin keras seperti ketagihan ingin dijejali kripik lagi.
Dalam hati “ya allah..jangan keras keras bunyi perutnya..malu kedengaran si Bapak klo memang lapar beneran”ucap dalam hati sembari berulang ulang mengambil keripik.
Walhasil rengekan cacing perut pun sedikit demi sedikit hilang.
Tak lama mungkin si Ibu membaca tingkah q. Buru-buru ke belakang dan mengambil nasi beserta lauk-lauknya dan makan bersama.
Selamat. . . .selamat…untung gak pada denger kruyukan perut ini. Kenyang sudah. Heheheh

shock and smile

I am sorry if there is mistakes when I write it. I Just try to learn english.
shock..yes this night. When I read your message. I try to calm read again row by row and then understand. In order nothing miss understand about it. About our relationship.
As long as i read repeatly. my smiles seem from my mouth suddenly. I think u are unique, although sometime make me worry, make me afraid, u are funny, u are strange.
For today and hope long time to up, u are always on my heart, u are too.
I know your decision in order not communicate with me because u want to keep your faith. Because it..I believe u more and sure more. U are nice girl.